Selasa, 26 Agustus 2014

milenia darwinis

Milenia Darwinis

1. bagaimana kalo saya berteori dan bilang, "tidak ada hal seperti evolusi manusia dari kera melainkan kera pernah memiliki keturunan yang mengidap syndroma erectus complexy?"
2. bagaimana kalo menurut teori saya, "pertemuan bangsa cro-magnon dengan naenderthal itu terjadi di wilayah yang sekarang disebut Cina?
apakah salah saya berteori?

tarjan
kenapa kita selalu "cuma membaca buku dan tidak bergerak untuk meneliti sendiri?"
mengapa kita jadikan buku hanya sebagai pedoman dan bukan sebagai pemicu untuk membuktikan kebenarannya, sehingga apabila terdapat kekeliruan maka kita lah yang pertama kali mengetahui dengan upaya kita. Sendiri dan bukan mengkritiknya berdasarkan buku lainnya.
kenapa buku-buku selalu kita jadikan kiblat pengetahuan dan bukan sekedar sebagai pembanding dengan pengetahuan serta kenyataan yang kita punya?
kenapa kita konsumtif dan bukan produktif?!

(sumber: pribadi)


Kopizine: theory

Selasa, 16 Oktober 2012

Bambu Runcing

Bambu Runcing

Pada waktu itu Indonesia belum memiliki Tentara Nasional, yang ada hanyalah Badan Keamanan Rakyat/Tentara Keamanan Rakyat (BKR/TKR) dan berbagai laskar serta pasukan pemuda/pelajar.

Serangan total dilakukan tanggal 28 Oktober 1945, pukul 4.30 pagi. Delapan pos pertahanan Inggris diserbu oleh sekitar 30.000 rakyat bersenjata, dan masih ditambah sekitar 100.000 senjata bambu runcing, clurit, pedang, golok, dan sebagainya.

Tercatat sekitar 60 pasukan/laskar yang ikut dalam penyerbuan terhadap tentara Inggris pada 28 Oktober 1945 tersebut. Hampir seluruh sukubangsa yang ada di Indonesia terwakili oleh para pemuda yang tergabung dalam berbagai pasukan/laskar, antara lain Pasukan Pemuda Sulawesi, Pasukan Pemuda Kalimantan, Pasukan Sadeli Bandung, Pasukan Magenda Bondowoso, TKR Mojokerto, TKR Gresik, Pasukan Sriwijaya (sebagian besar berasal dari Aceh dan Batak), Pasukan Sawunggaling, Barisan Hizbullah, Laskar Minyak, Pasukan TKR Laut, Pasukan BKR/TKR Morokrembangan, Pasukan BKR Kereta Api, Pemuda Ponorogo, Pasukan Jarot Subiantoro Pemuda Banten, Corps Pegadaian, Corps PTT, Pasukan Pelajar (TRIP).

Banyak pemuda-pemuda dari Papua, Maluku dan Pulau Rote tergabung dalam berbagai laskar, dan bahkan ada Pasukan Narapidana Kalisosok (penjara di Surabaya).

soempah pemoeda
Dengan bersatunya para pemuda Indonesia dalam perlawanan terhadap tentara Sekutu pada 28 Oktober 1945 merupakan perwujudan dari semangat Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928.

Peristiwa heroik ini terjadi tepat 17 tahun kemudian.

Suatu kebetulan? Atau suatu predistinasi?

Setelah digempur total selama sehari-semalam, tentara Inggris yang tidak dipersiapkan untuk suatu pertempuran, mengibarkan bendera putih, minta berunding.

Pada tahun 1975, seorang perwira Inggris, Kapten R.C. Smith, dalam suratnya kepada J.G.A. Parrot menuliskan, bahwa Brigjen Mallaby menyadari, apabila pertempuran dilanjutkan, mereka akan disapu bersih (wiped out).

Bahkan mengenai dahsyatnya gempuran pemuda Indonesia di Surabaya tersebut, Kolonel A.J.F. Doulton, dalam bukunya, The Fighting Cock: Being the History of the Twenty-third Indian Division, 1942-1947, Aldershot: Gale and Polden, 1951, menulis: Perlawanan heroik dari tentara Inggris hanya akan berakhir dengan musnahnya Brigade 49, kecuali ada seorang yang dapat mengendalikan nafsu rakyat banyak itu. Tak ada tokoh seperti itu di Surabaya dan semua harapan tertumpu pada pengaruh Sukarno.

Menyadari bahwa apabila pertempuran dilanjutkan hanya akan mengakibatkan kehancuran total Brigade 49, malam itu juga, tanggal 28 Oktober 1945, mereka menghubungi pimpinan Republik di Jakarta.

Inggris tidak dapat segera mendatangkan bantuan pasukan, baik dari Brigade Bethell di Jawa Tengah yang juga sedang menghadapi perlawanan rakyat Indonesia, apalagi dari Malaya, yang akan memerlukan waktu beberapa hari, sedangkan keadaan Brigade 49 di Surabaya sudah sangat kritis.

Tak ada jalan lain, selain meminta bantuan pimpinan Republik di Jakarta, untuk menyelamatkan nyawa ribuan tentara Inggris yang sudah terkepung di pos-pos pertahanan mereka di dalam kota Surabaya.

Pimpinan tentara Inggris menilai, situasi di Surabaya sangat mengkhawatirkan bagi mereka, sehingga Presiden Sukarno yang sedang tidur, didesak agar segera dibangunkan.


(sumber: http://osdir.com/ml/culture.religion.healer.mayapada/2006-10/msg00259.html)


Kopizine: Oktober Sakti

Jumat, 12 Oktober 2012

Ego

Ego

Setitik petunjuk ALLAH tentang uraian makna CINTA itu lebih banyak terungkap pada 'ibu dan janin yang dikandung'.

singkatnya, sejak benih hingga janin mereka jadi satu dengan tali penghubung yang nyata, bersama dan berbagi.

saling sentuh, bicara dan sayang. hingga saat kelahiran, tali itu harus diputus. waktu berjalan sampai sama sekali terpisah jauh.

intinya: akhir tanda dari terungkapnya arti CINTA itu bukan penyatuan tapi pengetahuan.

tentang siapa sebagai apa dan pengabdian karena hubungan yang jelas ada karena ALLAH.

samasekali bukan tentang penyatuan yang tanpa bukti bahwa ALLAH yang menjadi sebab, melainkan hanya kemauan belaka untuk menyerahkan diri dan merusak tanda yang diamanatkan ALLAH untuk dijaga, batas terakhir yang harus dihormati.

01 Agustus jam 0:41


Daya, saat gue telusuri lembut kulitnya hmm...

langsung bikin jantung nggak teratur.

hormat, berlanjut dengan belaian dirambutnya yang bikin dia beringsut dalam lelap, dan redalah gejolak supaya gak keganggu tidurnya dan biarkan dia bangun besok.

pujian, subuh terasa ada kecupan hangat dan pujian: 'ya ALLAH telah kau sandingkan sang Ruh'.

saat CINTA terbangum dari tidur... kitalah yang didekap.


01 Agustus jam 22:45

Apa kamu bisa nguasai hatimu? nggak.

apa kamu bisa diam? nggak.

apa kamu bisa ngendalikan pikiranmu? nggak.

kalo gitu kamu gak akan pernah bisa naklukkan dunia!

aku gak pernah sesumbar naklukin dunia, terlalu berlebihan.

yang aku bilang adalah 'aku mau naklukin diriku sendiri untuk duniaku!

30 Juli jam 22:57


Ya ALLAH, bila aku hidup dua kali,

bila ENGKAU beri waktu yang lain, cabutlah hatiku,

jangan berikan kepadaku pada yang kedua,

karena aku hanya ingin memberikannya sekali,

dan kuharap inilah cinta yang kuhidupi dalam kehidupan pertama.

08 Agustus jam 2:20


Apa kamu sadar yang kamu lakukan? ya

apa kamu tau yang kamu katakan? ya

apakah itu pantas? tidak

apakah itu baik? tidak

maka sebelum pedang ini memotong lehermu, apa kalimat terakhirmu? 'aku benar'

pedang terayun cepat di tubuh biru itu,

nggak ada darah...

dia sudah lama mati,

semua ternganga - sebagian nggak mau percaya.

saat dibedah, hatinya tetap merah segar... ada kehidupan disana.

sejak itu semua selalu berkata: "dia benar, dia lah yang benar"

29 Juli jam 1:21


Surga berkata 'kamu sudah mati'

neraka menyahut 'namamu ada dalam daftarku'

tapi api neraka berteriak 'janganlah kesini karena ALLAH dapat menghapuskan apapun yang telah tetap bahkan yang dalam kepastian, aku mendengar buaian surga bagimu: datanglah kepangkuanku dan meyusulah dariku karena ALLAH'

28 Juli jam 14:06

oleh: Agung Pramono

Senin, 08 Oktober 2012

Message for mom 7

Message for mom 7

Mommy.

i was a strong boy with a touch of your hands.

now i became a tough grown man with a preciouss heart, but i still wanted to be that boy that felt a perfect love.

so touch me again and always, Mom.

5 Februari 2012
oleh: Agung Pramono

Minggu, 07 Oktober 2012

Pesona 6: keluh bidadari

Pesona 6: keluh bidadari

jangan coba jadi kuat,

bungkus aja sakit itu dengan airmata,

biarin netes pelan,

air bisa ngikis kerasnya batu,

bidadari suka sekali dengan airmata pria sejati,

ketika udah nggak bisa berbuat apapun,

dia sederhana dan bersahaja,

biarin aja netes pelan,

mata justeru lebih bisa ngelihat,

bahwa hati itu bukan sekedar daging di rongga dada,

dan jelas nyaksikan bahwa cahaya matahari bahkan bisa ditahan oleh mendung,

tapi ada pelangi setelahnya,

jangan mengeluhkan apa pun,

percuma,

biarkan aja bidadari yang mengeluhkan sebab apa kita menangis,

dan kemudian kita akan uraikan kejadiannya yang nyata,

yaitu kebahagiaan ketika air dipertemukan dengan cahaya

oleh: Agung Pramono

rahasia purnama

rahasia purnama

nggak ada yang tau rahasia purnama, kecuali malam dan serigala, kemana angin saat keduanya sedang asyik?

"angin lalai dalam permainannya sendiri, dia kesepian ketika para pengantin tengah bercumbu", berkata serigala malampun menyahut, "serigala amat sahaja, buruk di legenda tapi jujur dia bercerita"

"aku bangga berteman malam, selalu menjadi selubung seketika lolongku, dia pahami rapuh geramku", imbuh serigala

"sementara aku selalu hadir, meski bermain tapi ada mengisi, bagaimana bisa aku belum mengerti", tanya angin malam menanggapi dengan tanya, "duhai angin teman terkasih, mampukah kau capai rembulan?"

"bahkan kala kau membadai, kau hanya berputar dan bermain datar di bumi", serigala menambahkan

"wahai sobat yang saling menyahut dalam gelap, sudikah kalian sampaikan rahasia purnama?", tanya angin pada keduanya.

"duhai angin yang senang beritakan segala, rahasia purnama itu seperti burukku hanyalah legenda"

"duh angin, teman seiring malam, rahasia yang kau cari bukan pada purnama, melainkan pada lolonganku ialah ratap sejati", demikian serigala berkata.

"apa yang terjadi dibalik derita, wahai sobat yang bersahaja?" tanya angin pada serigala.
malam menyahut, "taukah engkau wahai anginku, siapa mereka yang dimangsa serigala?"
"merekalah domba ternak manusia", jawab angin kepada malam.

"itulah sebab aku meratap, sahajaku mencatat kerapuhanku dalam geram, duh angin penyejukku dikala purnama", imbuh serigala.

"kucoba mengerti maka berilah sekedarnya sarwa legendamu, sobatku sahaja" angin mulai tenang bertanya.

"memangsa domba adalah kodrati, mereka yang tertangkap adalah si sakit, mereka yang lemah karena dijauhi kumpulannya, mereka yang sombong mempermainkan gerakku, mereka yang tak percaya pada kumpulannya. itulah dia yang dapat kumangsa", jelas serigala sembari menarik nafas dalam.

malam tak pernah membela serigala, namun dia bersedia bersaksi demikian katanya, "sahabatku yang sahaja itu tidak pernah membunuh bayi pertama, kenyataan itulah yang selalu dia sampaikan kepada purnama".

angin malah semakin penasaran dengan maknanya, "apa maksudnya bayi pertama?"

"tidaklah semua hal harus jelas keadaannya, melainkan kepercayaan sejati yang mestinya mendasari penilaian", serigala menunduk, menyesal tak mampu menjelaskan arti 'bayi pertama dan mangsa'.

"bila demikian tak mengapa lah duhai sahabat, aku malah berjanji dalam diri, akan kuusir mendung kala purnama agar engkau tak terganggu oleh hujan bahkan gerimis hingga senantiasa berbagi dengan purnama".

dan rahasia purnama tetap terjaga, tak terungkap makna 'bayi pertama', tapi semua berjalan dengan pemahaman, pengertian dan saling percaya, dalam wilayah kodrati yang utama
oleh: Agung Pramono

Chapter I

Chapter I: Sensualita Pengantin Langit
(selepas percumbuan)

Sensualita: Pengantin Langit adalah buku pertama dari tetralogi, yaitu terdiri dari 4 seri yang saling berhubungan.

Pengantar pada sampul belakang:

Jika manusia menempati derajat tertinggi, jika manusia disebut sebagai mahluk yang paling sempurna diantara yang lain, maka rahim adalah kemuliaan.

Kekasih langit telah mangkat, lambat laun setelahnya kerajaan hancur diluluhlantakan oleh segala sesuatu yang berlebihan, wilayahnya terpecah oleh keterbatasan.

Dan kini aku sedang berbincang dengan sang citra langit itu, disebut sebagai wanita.
Pertemuan kedua air kotor itu mesti disucikan, mereka telah melalui benang merahnya, nafsu yang diberkati.

"apakah ruh?", tanya isteriku suatu saat.

Inilah luka goresan menganga, mesti kujaga dari bumi yang selalu menutupi lukanya dengan lumpur hitam.

Maka kuserahkan kesembuhan ini dalam perawatan sang benih langit, si penghulunya para bidadari.


Aku membuatkan selubung langit bagi kami berdua, birahi yang semerah api gentar terhadap warnanya sendiri, dia memiliki tempat di dalam fitnah.

Tapi dia wanita, tafsir berkerudung yang hanya boleh disingkap oleh pengantin prianya, atau - dia tunjukkan sendiri seutuhnya bagi sang pria.

Hujan berhenti sebentar, sepertinya para mahluk senang mendengarkan kalimat isteriku ini.

Selalu jatuh cinta kepada wanita yang sama yang merupakan citra langit ini.
Isteriku menuju perapian untuk memasak air, mengatur pengapian baranya hingga mendapat panas yang cukup agar siap kami pakai bersiram selepas percumbuan.

buku dapat dipesan di: buku I Sensualita: Pengantin Langit

oleh: Agung Pramono

Pesona N

Pesona N

Keberadaanmu sebagai wanita adalah riasan tercantik buat mata-hatiku, duh pengantin wanitaku - tak perlu lagi kamu berias dandan yang hanya terjamah oleh indera dan syahwatku, lumpuhkanlah binatang didalamku, sayang.

Aku mencintaimu semenjak kau tunjukan kepadaku arti wanita sepenuhnya dihadapanku, yaitu saat percumbuan itu, cumbu wanita terhadap prianya dan itulah saat keberhasilanmu bangkitkan kesadaranku dan mengangkatnya hingga ke puncak gunung keabadian rasa.

Getarannya mengetuk pintu kerajaan langitku, kau persilakan aku menikmati tiap sudut bangunannya, kilau permata di rupa-rupa perabot istana, harum wewangian memuaskan kerinduan rongga dada.

Sekarang, lakukanlah apa yang kamu harus lakukan tanpa keraguan tentang keadaan perasaanku, jelas aku mencintaimu, legalah kamu jadinya setelah mengetahui ini.

Bukankah itu yang ingin kau ketahui, sumbat penasaran dan menjadi radang kegelisahan di dada dan pikiranmu? Engkau takutkan bila ramuan rasa itu hanya terjadi padamu saja? Menjadi buta dan tak berbalas?

Tidak, sayang - kita miliki keinginan yang sama.

Engkau sudah mengenali aku.

Aku pahami segenap keadaanmu karena aku pernah disana, merasakan apa yang kamu alami sekarang meski keadaanku sebagai lelaki.

Tapi apalah aku ini yang sedemikian lancang berkeinginan sediakan dada terbuka dan pundak penopang bagi permasalahan dan keluhan juga ceriamu.

Bahkan bisa jadi kamu anggap aku seumpama tetamu yang seringkali mengetuk gerbang istana bumimu, tak punya keberanian aku sebelum mengenali dan memperoleh ijin dari padamu untuk mengeja ruang kealamianmu.

Maka berikanlah ijin itu hanya bagiku,
sedari sekarang sayang,
Aku ingin tahu bahwa kau memang ada.

Surga tidaklah jauh pun tidak berarti dekat, tapi ia ada, aku mengenalinya setiap engkau ada didekatku, aku mempercayai keberadaannya dan berubah menjadi keyakinan bersamamu.
(heaven is not far, yet it's not too close,
but it's there, i feel it when you're close to me, i believe it and it turns to be faith with you)

Bukan arah, bukan pula maksud, ataupun tujuan akan tetapi sebuah akhir yang abadi.
(not a destination, nor purpose or even aim but an eternal end)

I'm not in love again because i've had it once for a life time,
But sure i want to feel it again and always with you,
As you are,
Unleashed your fire,
I'm burn.

thanks, N - i can sleep tight last night and the dream spread the seed that grows a faith three in me, as i wake up this morning.

now i believe that there's an angel, and the seed has touch the earth, to grow, and i believe someday, somehow she will touch me.

we touch, kiss, a tight hug and even i cling - but why there's still spaces between us?

we're so close but why it seems so far away?

Please, unfold your wings.

it's because you're a part of my future that shown in my present, though we're here in a form, and GOD let me read, see, touch and feel my eternal life.

for that, so now i prepare myself for this angel, what a preciouss love GOD has sent to me, a mystical exotism... and i'll take a good care of her from this earth to eden.

you don't have to believe my words, you are the reason for you to believe, trust me you're a real purity - HE let me open the shrine for my faith to know that there's a never ending life then.

love is eternal, and it'll bind the lover that ment for each other - i'll keep you save, away from the earthly air that'll just torn your gawn - so spread your wings.

the spread of your wings will fulfilled the space between earth and sky, and be a point guide towards our edenial kingdom - above the realm of the angels.

stay beside me to fill my angelical days on earth, until edenial.

open my eyes, leave me a trail to your place and i'll pick you then to our castle, N.

Aku enggak sedang ngerayu untuk menemukan sebuah cumbuan, aku hanya memuja keindahan yang ALLAH sampaikan di bumi dan akan aku rawat sebagai kesayangan yang diamanahkan oleh-NYA, aku percaya bidadari itu ada dan benihnya tumbuh di bumi.

Aku percaya bahwa kamu memang takdir langitku, pertemuan kita memang diadakan di bumi agar aku ngerti kearah mana pandanganku harus kutujukan, agar aku tau siapa yang harus aku cari saat tiba di istana langit nanti, sebelum memasuki gerbangnya.

Saat terbangun dari tidur di pagi hari dan aku rasakan nafas masih tersambung,
Maka itulah jejak awal dari amanat cinta.
Dan setelah bersyukur maka esok lusa akan ada kecupan hangat dibibir bersama dengan nafas yang menawan udara bebasmu,
Demikianlah sebuah cumbuan bidadari yang dinisbatkan bagi pecinta terkasih.

Do you wish to fill my life?
You are the air,
Touch me and let others catch the sense of a destinical rhyme for flame,
Watch the dance of the fire,
unleashed the passion.

though i can swim but i let myself drown, i want to feel the sensuality of the fire that is hidden by the depth of the sea, and it's all about a pearl of passion.

tell me, that you are the air that breeze a thousands of life, a reason for the fire to jive, you won't burned in me but alive, spreading light as we fly.

Siapakah "N"?
Ia adalah "kasih-sayang" seorang pria terhadap wanitanya.


(revised on 20 June 2012)
oleh: Agung Pramono

Tsuraya

Tsuraya

1476. Hadis riwayat Abu Hurairah ra., ia berkata:
Rasulullah saw. bersabda: Seandainya agama itu berada pada gugusan bintang yang bernama Tsuraya niscaya salah seorang dari Persia atau dari putra-putra Persia akan pergi ke sana untuk mendapatkannya 4618

Diriwayatkan daripada Abu Hurairah yang berkata, “Kami sedang duduk bersama para sahabat Rasulullah saw ketika Surah Jumuah turun kepada baginda lalu baginda membacakan ayat ” … Dan juga (telah mengutuskan Nabi Muhammad kepada) orang-orang yang lain dari mereka, yang masih belum datang …”Seseorang bertanya kepada Rasulullah saw sebanyak dua atau tiga kali tetapi baginda tidak menjawab. Bersama kami adalah Salman al-Farisi. Rasulullah saw berpaling kepadanya dan meletakkan tangan baginda ke atas paha Salman seraya bersabda, “Sekiranya iman berada di bintang Suraya sekalipun, nescaya lelaki dari bangsa ini yang akan mencapainya.” (Sahih Muslim, Kitab al-Fada’il as-Sahabah hadis 6178 dan Sahih Bukhari, Kitab Tafsir, Jilid 5, halaman 108).

Allah SWT dalam surah Muhammad ayat 38, berfirman, “Dan jika kamu berpaling (daripada beriman, bertakwa dan berderma) Dia akan menggantikan kamu dengan kaum yang lain; setelah itu mereka tidak akan berkeadaan seperti kamu.”Ketika turun ayat ini, para sahabat bertanya kepada Rasulullah saw, siapakah yang akan menggantikan kami? Baginda menepuk bahu Salman al-Farisi dan bersabda, “Dia dan kaumnya! Dan jika agama berada di bintang Suraya sekalipun, nescaya yang akan mengambilnya adalah lelaki dari bangsa Farsi.” (Tafsir Ibnu Kathir, Jilid 4, halaman 182)